--> Skip to main content

Cara Membuat Disinfektan Alami Berbahan Cuka



Cara Membuat Disinfektan Alami Berbahan Cuka




Cara Membuat Disinfektan Alami Berbahan Cuka - Untuk membuat disinfektan racikan sendiri, ternyata selain mengunakan bahan pemutih pakaian, juga dapat menggunakan bahan-bahan alami.

Meskipun terbauat dari bahan alami, akan tetapi kandungan yang dihasilkan juga tidak kalah ampuh dalam membunuh kuman dan bakteri yang ada.


Bahan untuk membuat disinfektan alami berbahan dari cuka, dengan perbandingan cuka dan air 1:1. Tetapi  jika ingin membersihkan jamur dan bakteri yang berlebih, kita dapat meningkatkan potensi solusi dengan mengubah rasio cuka ke air menjadi 2: 1


Cara Membuat Disinfektan Berbahan Cuka



Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membuat disinfektan berbahan cuka adalah mempersiapkan peralatan dan bahannya terlebih dahulu. 

Berikut bahan dan peralatan yang harus disiapkan terlebih dahulu untuk membuat disinfektan berbahan cuka :


Peralatan dan Bahan :



  • Botol semprotan
  • Gelas pengukur dan corong
  • 1/2 cangkir cuka putih (suling)
  • 1/2 gelas air
  • 12 hingga 24 tetes minyak esensial

Setelah semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat disinfektan berbahan cuka sudah lengkap, selanjutnya masuk ke tahap proses pembuatannya.


Cara membuat disinfektan cuka :


  1. Siapkan Botol Semprot
  2. Masukan  Cuka dan Air ( Sesuai takaran  1:1 atau rasio yang diinginkan)
  3. Tambahkan Minyak Atsiri
  4. Tambahkan minyak esensial langsung ke botol semprot 
  5.  Kocok Botolnya
  6. Selesai. Siap digunakan

Setelah selesai dibuat, simpan botol dari panas atau sinar matahari langsung yang dapat mengubah bahan kimia dalam minyak esensial.



Cara Menggunakan Disinfektan Cuka


Untuk menggunakannya, semprotkan area yang perlu dibersihkan, bilas dengan baik, kemudian dibersihkan menggunakan lap kering.


Cara Kerja Disinfektan Cuka 


Rendahnya pH dan kadar asam asetat pada cuka dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme.tingkat keasaman cuka yang tinggi juga berfungsi untuk melonggarkan deposit mineral, seperti kapur dan kalsium dan akan membantu melarutkan buih sabun. Penambahan minyak esensial berfungsi menambahkan kualitas antibakteri, antivirus, dan antijamur




Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar