--> Skip to main content

Cara Memasang Instalasi Listrik Rumah

Cara Memasang Instalasi Listrik Rumah Yang Benar.1. Pelajari Denah Rumah Terlebih Dahulu 2. Siapkan Peralatan Instalasi 3. Pilih Pengaman MCB Yang Bagus 4. Siapkan kabel NYM dan Kabel BC 5. Pahami Warna Kabel Instalasi Listrik  6. Siapkan Pipa Pelindung 7. Pemasangan Kabel Instalasi


Cara Memasang Instalasi Listrik Rumah Yang Benar - Berikut ini perupakan cara atau langkah-langkah untuk  memasang instalasi listrik rumah yang benar.



Listrik merupakan aliran elektron dari atom ke atom melalui sebuah penghantar. Listrik juga merupakan  suatu energi yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Energi listrik dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya alat-alat elektronik seperti komputer dan lainnya yang berfungsi untuk mempermudah kegiatan atau pekerjaan manusia.


Jenis-jenis Listrik.


Secara umum, Listrik diartikan sebagai suatu daya yang muncul karena adanya suatu gesekan atau dikarenakan sebab lain dari suatu proses kimia. Listrik tersebut terbagi menjadi dua, yaitu listrik statis dan listrik dinamis.


  • Listrik Statis merupakan energi yang dikandung didalam benda yang bermuatan listrik. Muatan listrik benda tersebut dapat positif bisa juga bermuatan negatif. Bila diperinci lebih jauh lagi, semua zat tersebut dibentuk dari sejumlah atom. Setiap atom memiliki inti atom yang terdiri dari elektron dan proton yang meliputinya. Proton bermuatan listrik positif, sementara elektron bermuatan listrik yang negatif.Disaat 2 zat atau benda contohnya seperti ketika tangan kita dan balon saling digesek-gesekan, material yang memiliki daya tarik lebih lemah yaitu tangan akan ditarik elektronnya dan menempel pada benda yang daya tariknya lebih kuat yakni balon. Dengan demikian maka kedua zat tersebut memiliki muatan listrik, yang mana material yang elektronnya hilang akan memiliki muatan positif dan material yang mendapat elektron menjadi bermuatan negatif.
  • Listrik Dinamis merupakan listrik yang bisa bergerak. Cara mengukur kuat arus pada listrik dinamis yakni dengan cara muatan listrik dibagai waktu dengan satuan muatan listrik merupakan coulumb dan satuan waktu ialah detik. Kuat arus pada rangkaian bercabang dengan kuat arus yang masuk dengan kuat arus yang keluar. Sementara itu, rangkaian seri, kuat arus tetap sama di pada tiap ujung-ujung hambatan. Sebaliknya, tegangan berbeda hambatan. Pada rangkaian seri, tegangan bergantung terhadap hambatan. Namun, pada rangkaian bercabang tegangan tidak berpengaruh pada hambatan. Yang mana semua itu telah dikemukakan dalam hukum Kirchoff yang berbunyi “Jumlah kuat arus listrik yang masuk sama dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar”.


Besaran Listrik.


Dalam prakteknya, energi listrik dinyatakan dengan menggunakan besaran – besaran listrik tertentu seperti beberapa diantaranya seperti berikut ini :
  • Tegangan listrik adalah perbedaan potensial listrik yang terjadi pada 2 titik yang ada dalam satu rangkaian listrik. Tegangan listrik dinyatakan dengan satuan volt kemudian dihitung atau pun diukur dengan menggunakan voltmeter.
  • Hambatan listrik adalah perbandingan tegangan suatu alat elektronik listrik dengan arus listrik yang melaluinya. Hambatan listrik dinyatakan dalam satuan ohm kemudian diukur dengan menggunakan ohmmeter.
  • Arus listrik adalah jumlah muatan listrik yang muncul karena pergerakan elektron – elektron dalam satu rangkaian listrik yang diukur dalam satu satuan waktu tertentu. Besaran arus listrik dinyatakan dengan menggunakan satuan amphere dan kemudian diukur dengan menggunakan ampheremeter.
  • Gaya Gerak Listrik adalah besarnya energi listrik yang bisa diubah menjadi bukan listrik atau pun besaran energi lainnya yang bisa diubah menjadi energi listrik. Besarnya gaya gerak listrik dinyatakan dalam satuan volt dan kemudian diukur dengan menggunakan voltmeter.
  • Kapasitansi adalah takaran jumlah muatan listrik yang bisa dicadangkan sebagai potensial listrik yang jumlahnya sudah ditentukan sebelumnya.
  • Muatan listrik adalah muatan dasar yang dimiliki oleh sebuah benda mengandung listrik yang bisa membuatnya mengalami gaya tertentu terhadap benda listrik yang ada disekitarnya. Satuan muatan listrik dinyatakan menggunakan satuan colomb.
  • Induktansi adalah sifat rangkaian elektronika yang bisa membuat timbulnya potensial listrik secara proporsional kepada arus listrik yang ada dalam rangkaian listrik tersebut. Adapun besaran induktansi dinyatakan dengan menggunakan satuan internasional weber per ampere atau satuan henry


Cara Memasang Instalasi Listrik Rumah Yang Benar.


Berikut langkah-langkah cara untuk memasang instalasi listrik di rumah :


1. Pelajari Denah Rumah Terlebih Dahulu.
Langkah awal dalam mempersiapkan pemasangan instalasi listrik adalah anda harus mengetahui denah rumah. Mengetahui denah rumah disini adalah untuk mengetahui dimana tempat atau kemungkinan dimana Cara Memasang Meteran Listrik box sekring atau box MCB, letak penempatan lampu, letak penempatan sakelar serta letak stop kontak (SC). Langkah awal ini anda akan mendapatkan gambaran saluran instalasi listrik yang akan anda buat. Cara ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahan yang akan terjadi saat melakukan pemasangan instalasi listrik, dan tidak akan terlalu banyak membuang-buang waktu untuk memperbaiki kembali kesalahan saluran instalasi tersebut.



2. Siapkan Peralatan Instalasi.
Tentunya anda harus menyiapkan peralatan instalasi yang bagus, meskipun harganya agak mahal, tapi demi keamanan dan kenyamanan listrik dalam rumah anda. peralatan apa saja yang perlu anda siapkan, yaitu meteran listrik, kabel, steker, colokan dan lain-lain

Ada juga peralatan lain yang perlu anda siapkan, contohnya obeng, beberapa jenis tang, silet atau pisau, gunting kecil, gergaji besi, tape rol, hingga betel dan palu. Sebaiknya juga kita menyiapkan test pen. Alat ini sangat berguna dalam mengetes alat instalasi yang terpasang, atau pada saat memperbaiki instalasi listrik. Untuk pengamanan diri, maka anda juga sebaiknya menyiapkan sarung tangan.




3. Pilih pengaman MCB yang bagus.
Sebuah instalasi listrik pasti dan harus ada pengamannya, maka pengaman itu sendiri dapat berupa sekering atau MCB. Pengaman ini masing-masing juga mempunyai box sendiri-sendiri yaitu box sekering atau box MCB. Sekering dan MCB (sirkuit pemutus) memiliki fungsi mengamankan arus listrik apabila terjadi permasalah listrik pada rumah anda. Pengaman pertama sekering bekerja lebih cepat memutuskan listrik bila terjadi gelombang listrik yang bermasalah. Kelemahan sekering adalah dengan mengetahui cara kerjanya,
cara kerjanya sekering akan melelehnya potongan logam didalamnya sehingga dapat memutuskan listrik, menyebabkan sekering tersebut hanya bisa digunakan sekali. Ketika logam dalam sekering sudah terputus, maka harus diganti dengan sekering baru. Sehingga hal ini sedikit dapat membuat lebih boros.


4. Siapkan kabel NYM dan kabel BC .
Kabel ini sangat penting sekali yaitu kabel NYM 3×4 mm2 dan kabel BC 6 mm2. Kabel NYM sendiri berfungsi untuk menghubungkan KWH meter (sumber listrik). Sebagian besar orang-orang tidak menempatkan kotak pengaman dan sumber listrik secara berjauhan.

Hal ini kemungkinan disebabkan karena harga kabel ini yang terbilang mahal. Selain kabel NYM terdapat juga kabel BC. Kabel ini berfungsi menghubungkan sumber listrik dengan batang arde. Antara sumber listrik dan batang arde sendiri juga biasanya diletakkan berdekatan. Kemungkinan juga disebabkan karena harga kabel yang juga mahal.



5. Pahami Warna Kabel Instalasi Listrik.
Mengetahui dan paham Cara-cara yang benar menyambung kabel listrik dengan berbagai warna kabel sangat membantu pada proses pengerjaan intalasi listrik dengan baik.

Keahlian ini bertujuan mengurangi kemungkinan kesalahan pemasangan kabel dalam Cara menyambung Kabel Listrik. Kadang ini seperti hal yang sepele.

Namun tujuan memahami serta menyeragamkan pemasangan kabel sesuai warna agar bagi pemsang instalasi, cara tersebut menjadi patokan mendasar.

Jadi apabila setelah anda menyambung kabel instalasi listrik dengan anjuran warna yang benar, maka ketika ada orang lain yang kebetulan melakukan perbaikan pada instalasi tersebut, dirinya juga akan dengan mudah memahami pasangan dari kabel tersebut.

Pada umumnya, kabel berwarna hitam merupakan kabel fasa (strum). Kabel kuning begaris atau loreng untuk sebagai kabel ground.

Sedangkan kabel berwarna biru merupakan kabel netral. Selain itu anda juga harus menempatkan kabel lain yang bertujuan untuk menyambungkan saklar menuju lampu, misalnya kabel ini anda gunakan warna merah. Setelah itu, anda juga menghitung seberapa panjang kabel yang perlu anda siapkan.

Anda juga menghitung panjang kabel yang akan digunakan pada fitting lampu serta juga kabel yang akan digunakan pada sakelar dan stop kontak (SC). Dalam jalur utama instalasi listrik, anda menyiapkan 3 kabel, antara lain kabel fasa (strum), kabel netral, dan kabel ground.

Biasanya beberapa rumah hanya menggunakan kabel fasa dan kabel netral. Namun menambahkan kabel ground dapat membuat arus listrik lebih aman, terutama dengan alat elektronik yang dapat menimbulkan arus induksi.



6. Siapkan Pipa Pelindung.
Pipa pelindung atau juga sering disebut pipa conduit  digunakan untuk melindungi kabel yang digunakan dalam memasang instalasi listrik. Pemasangan pipa tersebut bertujuan untuk pengamanan apabila terjadi kecelakaan, supaya tidak terjadi konsleting ketika pembungkus kabel terkelupas. Pipa ini juga melindungi kabel dari tikus, karena biasanya hewan pengerat ini suka sekali mengerat pembungkus kabel. Dengan adanya pipa ini kabel jadi terlindungi. Selain itu, pipa ini sangat membantu anda dalam melihat jalur instalasi serta melindungi diri anda terhadap kecelakaan kerja.



7. Pemasangan Kabel Instalasi.
Pemasangan kabel merupakan bagian terpenting dalam sebuah instalasi listrik. Sebaiknya pemasangan kabel ini dilakukan oleh orang yang berpengalaman atau ahlinya.

Biasanya cara pemasangan kabel ini dilakukan mulai dari hal- hal yang sederhana, kemudian baru pemasangan kabel yang rumit.

Dengan pemasangan yang benar maka sebuah instalasi listrik dirumah anda menjadi baik. Dan itu bisa menjadikan anda aman dan nyaman dalam memakai listik dirumah.(4/22/20)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar