--> Skip to main content

Tips Yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Membeli Laptop

Tips Yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Membeli Laptop - Seringkali banyak di antara kita yang kurang memahami dengan benar laptop yang akan dibeli. Hanya karena kata orang merek ini bagus, mereka pun membelinya. banyak juga yang beranggapan bahwa laptop mahal pasti bagus.    Sayangnya, setelah digunakan spesifikasi laptop tersebut terlalu tinggi alias tidak sesuai dengan kebutuhan. Alhasil, secara tidak langsung kita membuang uang untuk hal yang tidak kita perlukan.    Hingga saat ini ada banyak laptop yang tersedia di pasaran. Harga dan modelnya pun beragam. Nah, jika kamu berniat membeli laptop baru, berikut ini kami berikan sembilan tips membeli laptop baru.    1. Desain  Bicara soal laptop, tentu hal pertama yang kita lihat dari sebuah laptop adalah soal desain. Seiring majunya perkembangan teknologi, laptop pun memiliki berbagai inovasi, terutama dari segi desain. Jika dulu laptop banyak berukuran tebal, kini kamu bisa menemukan yang supertipis. Kalau dulu layar dan keyboard menyatu, kini sudah ada model 2-in-1 yang memungkinkan layar dan keyboard bisa dilepas-pasang atau dilipat hingga 360 derajat.    Memang, desain futuristik bikin orang-orang melirik. Kendati begitu, yang sebenarnya harus diperhatikan ialah ketahanannya, utamanya pada bagian engsel. Lebih baik, kamu rasakan sendiri bagaimana desain laptop yang jadi incaran. Apakah desainnya solid dan tahan banting?      2. Ukuran  Sebelum membeli, pertimbangkan terlebih dahulu dimensi atau ukuran laptop yang mau kamu beli. Ukuran layar yang kamu pilih, tentunya akan memengaruhi ukuran laptop.    Sebaiknya, pilihlah laptop yang paling sesuai untuk kamu. Apabila kamu butuh portabilitas tinggi, pilihlah laptop dengan ukuran kecil. Dengan itu, kamu bisa mobile, berpindah dengan mudah karena dimensinya kecil.    Laptop yang mobile biasanya memiliki layar berukuran 12,5 inci hingga 13,3 inci. Laptop semacam ini punya bobot antara 1 kg hingga 1,5 kg. Meski begitu, sangat jarang laptop dengan ukuran tersebut punya spesifikasi yang benar-benar kencang. Kamu tidak akan menemukan laptop dengan prosesor Intel Core i7 di perangkat sekecil ini.    Apabila kamu butuh laptop yang bertenaga tinggi, baik itu untuk urusan desain atau gaming, mau tidak mau, kamu harus memilih laptop dengan ukuran besar. Pasalnya, bodi tebal dibutuhkan untuk menyimpan komponen yang bertenaga.    Biasanya, laptop semacam ini punya layar berukuran 14 inci hingga 17,3 inci. Bobotnya sendiri bisa mencapai 2 kg.      3. Procesor  Ada beragam jenis prosesor yang dijual di pasaran. Yang perlu kamu ketahui adalah prosesor apa yang dibutuhkan laptop-mu. Sebagai contoh, baik AMD maupun Intel sama-sama merek yang bisa diandalkan. Namun, Intel terbukti memiliki performa yang lebih baik dibandingkan AMD.    Intel sendiri juga memiliki beberapa tipe, di antaranya Intel Core i5 dan Intel Core i7 yang terbagi dalam beberapa generasi dan terus mengalami perkembangan arsitektur setiap tahun. Jika kamu sering menggunakan laptop untuk bermain game, pastikan Intel Core i7 tersemat di laptop-mu sebab prosesor ini akan memacu kinerja lebih cepat.      4. Kapasitas RAM  Selain prosesor, RAM juga merupakan salah satu faktor yang mampu memengaruhi kinerja laptop. Kapasitas RAM antara laptop biasa dengan laptop gaming tentu berbeda. Jika menggunakan laptop untuk gaming, RAM yang dibutuhkan akan lebih besar. Contoh, kalau menggunakan Windows 10, maka kamu perlu menggunakan RAM sebesar 8 GB minimum untuk laptop gaming. Semakin besar RAM yang dipasang, laptop bisa memainkan game-game berat sekalipun.    Selain sembilan hal di atas, kamu juga wajib memerhatikan soal garansi, fitur-fitur pendukung tambahan, keamanan, sampai yang paling penting ialah budget. Kamu tidak akan bisa membeli laptop impianmu jika dana tidak mendukung. Selain itu, sesuaikan juga laptop yang ingin dibeli dengan kebutuhan sehari-hari, ya. Jangan sampai over budget juga.     5. Upgradeable  Waktu ke waktu ada yang baru. Setiap bulan, ada aja laptop baru diluncurkan dengan membawa kualitas dan performa yang semakin baik tentunya. Hal tersebut untuk mrngimbangi software yang fiturnya semakin kompleks dan tentu semakin berat.    Nah, daripada kedepannya kita beli laptop lagi untuk jangka waktu yang relatif pendek, mending kita beli saja laptop yang bisa diupgrade. Pastikan laptop yang akan kita beli itu upgradable. Walaupun yang bisa ditingkatkan Cuma RAM-nya, tapi itu akan membantu kita nantinya ketika menjalankan software dengan versi mutakhir-nya.      6. Jenis dan ukuran media penyimpanan  Media penyimpanan berjeniskan harddisk memang banyak dipilih pada masa lalu. Meski punya kapasitas super-besar, biasanya harganya tidak terlalu mahal. Bandingkan dengan SSD. Meski kecil dan kencang, harganya bisa dibilang jauh lebih mahal. Harga SSD 128 GB bisa dua kali lipat harddisk.    Meski begitu, SSD saat ini lebih banyak dipilih. Alasannya sederhana, SSD menawarkan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari harddisk.    Jika kamu butuh laptop untuk menyimpan banyak data, sebaiknya pilih saja laptop berbasiskan harddisk. Apabila kamu butuh kecepatan, seperti untuk main game atau desain, pilih saja SSD. Satu hal yang harus kamu ingat, laptop dengan SSD berkapasitas besar, biasanya punya harga yang mahal ya. Biasanya, laptop dengan SSD 512 GB punya harga lebih mahal dari laptop dengan harddisk 2 TB.      7. Keyboard  Tiap merek laptop memiliki desain keyboard masing-masing. Jika kamu hendak menggunakan laptop dalam waktu yang lama, pastikan keyboard itu terasa nyaman di tangan. Hal ini karena kenyamanan akan berpengaruh terhadap kinerjamu. Yang perlu diperhatikan ialah jarak antar tombol, permukaan tombol, hingga responsivitas saat kamu menekan tombol keyboard. Pastikan juga semua tombol bisa berfungsi dengan baik.      8. DayaTahan Baterai  Harus diakui, ketahanan baterai agak sulit diukur karena tergantung pemakaian laptop, apilkasi yang dijalankan, serta jenis prosesor yang dipakai. Karenanya, sangat dianjurkan untuk membaca berbagai ulasan soal laptop yang ingin kamu beli.    Pastikan juga kamu mampu merawat baterai laptop sebaik mungkin supaya performanya tetap oke. Misalnya, tidak melakukan charge terus-menerus, tidak menunggu hingga baterai benar-benar habis atau 0%, baru di-charge, atau menge-charge laptop dalam keadaan mati.     9. Kualitas Layar  Nyatanya, tidak semua laptop memiliki kualitas layar yang keren. Oleh karena itu, sebelum membeli laptop baru, pastikan kamu mengetahui jenis layar yang digunakan, resolusinya, juga sudut pandang penglihatan layar.    Ambil contoh, kamu perlu laptop untuk mengerjakan grafis. Maka, kamu bisa memilih laptop dengan panel display jenis IPS yang punya ketajaman serta akurasi warna yang tinggi, juga sudut penglihatan yang luas. Satu hal yang tak dapat dimungkiri, laptop yang mahal memiliki kualitas layar yang lebih mumpuni.    Selain itu, perhatikan juga ukuran layar laptop. Sesuaikanlah dengan kebutuhan. Biasanya, kebanyakan orang menggunakan laptop berukuran 14 inci. Namun, jika kamu merasa cukup dengan layar laptop yang lebih kecil, itu terserah padamu.      10. Konektifitas Internet  Di zaman seperti ini, kebutuhan akan WiFi sudah pasti menjadi yang utama. Karenanya, kamu disarankan mencari laptop dengan kelengkapan konetivitas. Selain dibekali dengan koneksi WiFi, setidaknya, pilihlah laptop yang punya tiga buah port USB. Serta tak kalah penting memiliki port pendukung lain seperti LAN dan HDMI/VGA.    Namun, perlahan beberapa konektivitas yang awalnya esensial ini mulai menghilang, sebab desain laptop menjadi semakin tipis kian hari. Mulai banyak produsen yang membuat model laptop ultrabook yang tipis dan minim port, tetapi dilengkapi dengan USB Type-C yang mendukung arus pertukaran data hingga 40Gbps (jika mendukung Thunderbolt 3). Solusinya, kamu masih bisa menggunakan dongle sebagai ekstensi port yang mulai langka.      11. Harga jika Dijual Kembali  Memilih merk yang bagus maksudnya bukan untuk gaya-gayaan atau biar bisa pansos di IG. Tapi dikhawatirkan jika kita membutuhkan uang yang mendesak, kita bisa menjual laptop.    Nah, jika merk-nya itu terkenal akan kualitasnya yang bagus, maka harga jual-nya masih relatif tinggi. Takutnya kalau harga jual bekasnya itu rendah, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan itu tadi. Jadi, sebaiknya Anda memilih laptop dengan merk yang terkenal karena harga jualnya tidak terlalu jauh dengan harga beli.        Itulah beberapa tips yang harus kamu ketahui sebelum membeli lapatop, baik yang baru atau juga yang bekas agar kamu tidak kecewa setelah membelinya.



Tips Yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Membeli Laptop - Seringkali banyak di antara kita yang kurang memahami dengan benar laptop yang akan dibeli. Hanya karena kata orang merek ini bagus, mereka pun membelinya. banyak juga yang beranggapan bahwa laptop mahal pasti bagus.

Sayangnya, setelah digunakan spesifikasi laptop tersebut terlalu tinggi alias tidak sesuai dengan kebutuhan. Alhasil, secara tidak langsung kita membuang uang untuk hal yang tidak kita perlukan.


Hingga saat ini ada banyak laptop yang tersedia di pasaran. Harga dan modelnya pun beragam. Nah, jika kamu berniat membeli laptop baru, berikut ini kami berikan sebelas  tips membeli laptop baru.


1. Desain Laptop.
Bicara soal laptop, tentu hal pertama yang kita lihat dari sebuah laptop adalah soal desain. Seiring majunya perkembangan teknologi, laptop pun memiliki berbagai inovasi, terutama dari segi desain.

Jika dulu laptop banyak berukuran tebal, kini kamu bisa menemukan yang supertipis. Kalau dulu layar dan keyboard menyatu, kini sudah ada model 2-in-1 yang memungkinkan layar dan keyboard bisa dilepas-pasang atau dilipat hingga 360 derajat.

Memang, desain futuristik bikin orang-orang melirik. Kendati begitu, yang sebenarnya harus diperhatikan ialah ketahanannya, utamanya pada bagian engsel. Lebih baik, kamu rasakan sendiri bagaimana desain laptop yang jadi incaran. Apakah desainnya solid dan tahan banting?


2. Ukuran Laptop.
Sebelum membeli, pertimbangkan terlebih dahulu dimensi atau ukuran laptop yang mau kamu beli. Ukuran layar yang kamu pilih, tentunya akan memengaruhi ukuran laptop.

Sebaiknya, pilihlah laptop yang paling sesuai untuk kamu. Apabila kamu butuh portabilitas tinggi, pilihlah laptop dengan ukuran kecil. Dengan itu, kamu bisa mobile, berpindah dengan mudah karena dimensinya kecil.

Laptop yang mobile biasanya memiliki layar berukuran 12,5 inci hingga 13,3 inci. Laptop semacam ini punya bobot antara 1 kg hingga 1,5 kg. Meski begitu, sangat jarang laptop dengan ukuran tersebut punya spesifikasi yang benar-benar kencang. Kamu tidak akan menemukan laptop dengan prosesor Intel Core i7 di perangkat sekecil ini.

Apabila kamu butuh laptop yang bertenaga tinggi, baik itu untuk urusan desain atau gaming, mau tidak mau, kamu harus memilih laptop dengan ukuran besar. Pasalnya, bodi tebal dibutuhkan untuk menyimpan komponen yang bertenaga.

Biasanya, laptop semacam ini punya layar berukuran 14 inci hingga 17,3 inci. Bobotnya sendiri bisa mencapai 2 kg.


3. Procesor.
Ada beragam jenis prosesor yang dijual di pasaran. Yang perlu kamu ketahui adalah prosesor apa yang dibutuhkan laptop-mu. Sebagai contoh, baik AMD maupun Intel sama-sama merek yang bisa diandalkan. Namun, Intel terbukti memiliki performa yang lebih baik dibandingkan AMD.

Intel sendiri juga memiliki beberapa tipe, di antaranya Intel Core i5 dan Intel Core i7 yang terbagi dalam beberapa generasi dan terus mengalami perkembangan arsitektur setiap tahun.

Jika kamu sering menggunakan laptop untuk bermain game, pastikan Intel Core i7 tersemat di laptop-mu sebab prosesor ini akan memacu kinerja lebih cepat.


4. Kapasitas RAM.
Selain prosesor, RAM juga merupakan salah satu faktor yang mampu memengaruhi kinerja laptop. Kapasitas RAM antara laptop biasa dengan laptop gaming tentu berbeda.

Jika menggunakan laptop untuk gaming, RAM yang dibutuhkan akan lebih besar. Contoh, kalau menggunakan Windows 10, maka kamu perlu menggunakan RAM sebesar 8 GB minimum untuk laptop gaming. Semakin besar RAM yang dipasang, laptop bisa memainkan game-game berat sekalipun.

Selain sembilan hal di atas, kamu juga wajib memerhatikan soal garansi, fitur-fitur pendukung tambahan, keamanan, sampai yang paling penting ialah budget.

Kamu tidak akan bisa membeli laptop impianmu jika dana tidak mendukung. Selain itu, sesuaikan juga laptop yang ingin dibeli dengan kebutuhan sehari-hari, ya. Jangan sampai over budget juga.



5. Upgradeable.
Waktu ke waktu ada yang baru. Setiap bulan, ada aja laptop baru diluncurkan dengan membawa kualitas dan performa yang semakin baik tentunya. Hal tersebut untuk mrngimbangi software yang fiturnya semakin kompleks dan tentu semakin berat.

Nah, daripada kedepannya kita beli laptop lagi untuk jangka waktu yang relatif pendek, mending kita beli saja laptop yang bisa diupgrade. Pastikan laptop yang akan kita beli itu upgradable.

Walaupun yang bisa ditingkatkan Cuma RAM-nya, tapi itu akan membantu kita nantinya ketika menjalankan software dengan versi mutakhir-nya.


6. Jenis dan ukuran media penyimpanan.
Media penyimpanan berjeniskan harddisk memang banyak dipilih pada masa lalu. Meski punya kapasitas super-besar, biasanya harganya tidak terlalu mahal. Bandingkan dengan SSD.

Meski kecil dan kencang, harganya bisa dibilang jauh lebih mahal. Harga SSD 128 GB bisa dua kali lipat harddisk.

Meski begitu, SSD saat ini lebih banyak dipilih. Alasannya sederhana, SSD menawarkan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari harddisk.

Jika kamu butuh laptop untuk menyimpan banyak data, sebaiknya pilih saja laptop berbasiskan harddisk. Apabila kamu butuh kecepatan, seperti untuk main game atau desain, pilih saja SSD.

Satu hal yang harus kamu ingat, laptop dengan SSD berkapasitas besar, biasanya punya harga yang mahal ya. Biasanya, laptop dengan SSD 512 GB punya harga lebih mahal dari laptop dengan harddisk 2 TB.


7. Keyboard.
Tiap merek laptop memiliki desain keyboard masing-masing. Jika kamu hendak menggunakan laptop dalam waktu yang lama, pastikan keyboard itu terasa nyaman di tangan.

Hal ini karena kenyamanan akan berpengaruh terhadap kinerjamu. Yang perlu diperhatikan ialah jarak antar tombol, permukaan tombol, hingga responsivitas saat kamu menekan tombol keyboard. Pastikan juga semua tombol bisa berfungsi dengan baik.


8. Daya Tahan Baterai.
Harus diakui, ketahanan baterai agak sulit diukur karena tergantung pemakaian laptop, apilkasi yang dijalankan, serta jenis prosesor yang dipakai. Karenanya, sangat dianjurkan untuk membaca berbagai ulasan soal laptop yang ingin kamu beli.

Pastikan juga kamu mampu merawat baterai laptop sebaik mungkin supaya performanya tetap oke. Misalnya, tidak melakukan charge terus-menerus, tidak menunggu hingga baterai benar-benar habis atau 0%, baru di-charge, atau menge-charge laptop dalam keadaan mati.



9. Kualitas Layar.
Nyatanya, tidak semua laptop memiliki kualitas layar yang keren. Oleh karena itu, sebelum membeli laptop baru, pastikan kamu mengetahui jenis layar yang digunakan, resolusinya, juga sudut pandang penglihatan layar.

Ambil contoh, kamu perlu laptop untuk mengerjakan grafis. Maka, kamu bisa memilih laptop dengan panel display jenis IPS yang punya ketajaman serta akurasi warna yang tinggi, juga sudut penglihatan yang luas.

Satu hal yang tak dapat dimungkiri, laptop yang mahal memiliki kualitas layar yang lebih mumpuni.

Selain itu, perhatikan juga ukuran layar laptop. Sesuaikanlah dengan kebutuhan. Biasanya, kebanyakan orang menggunakan laptop berukuran 14 inci. Namun, jika kamu merasa cukup dengan layar laptop yang lebih kecil, itu terserah padamu.


10. Konektifitas Internet.
Di zaman seperti ini, kebutuhan akan WiFi sudah pasti menjadi yang utama. Karenanya, kamu disarankan mencari laptop dengan kelengkapan konetivitas. 

Selain dibekali dengan koneksi WiFi, setidaknya, pilihlah laptop yang punya tiga buah port USB. Serta tak kalah penting memiliki port pendukung lain seperti LAN dan HDMI/VGA.

Namun, perlahan beberapa konektivitas yang awalnya esensial ini mulai menghilang, sebab desain laptop menjadi semakin tipis kian hari.

Mulai banyak produsen yang membuat model laptop ultrabook yang tipis dan minim port, tetapi dilengkapi dengan USB Type-C yang mendukung arus pertukaran data hingga 40Gbps (jika mendukung Thunderbolt 3).

Solusinya, kamu masih bisa menggunakan dongle sebagai ekstensi port yang mulai langka.


11. Harga jika Dijual Kembali.
Memilih merk yang bagus maksudnya bukan untuk gaya-gayaan atau biar bisa pansos di IG. Tapi dikhawatirkan jika kita membutuhkan uang yang mendesak, kita bisa menjual laptop.

Nah, jika merk-nya itu terkenal akan kualitasnya yang bagus, maka harga jual-nya masih relatif tinggi.

Takutnya kalau harga jual bekasnya itu rendah, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan itu tadi. Jadi, sebaiknya Anda memilih laptop dengan merk yang terkenal karena harga jualnya tidak terlalu jauh dengan harga beli.



Itulah beberapa tips yang harus kamu ketahui sebelum membeli laptop, baik yang baru atau juga yang bekas agar kamu tidak kecewa setelah membelinya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar