--> Skip to main content

Cara Menghilangkan Kapalan di Telapak Kaki

Cara Menghilangkan Kapalan di Telapak Kaki - Kapalan di telapak kaki muncul karena adanya iritasi atau tekanan yang terjadi secara intens di area telapak kaki dalam waktu lama. Kapalan tidak termasuk masalah serius bagi kesehatan Anda. Namun jika menimbulkan keluhan lain seperti nyeri, sebaikya telapak kaki kapalan segera dihilangkan.


Cara Menghilangkan Kapalan di Telapak Kaki - Kapalan di telapak kaki muncul karena adanya iritasi atau tekanan yang terjadi secara intens di area telapak kaki dalam waktu lama. Kapalan tidak termasuk masalah serius bagi kesehatan Anda. Namun jika menimbulkan keluhan lain seperti nyeri, sebaikya telapak kaki kapalan segera dihilangkan.              Kapalan di telapak kaki disebabkan adanya gesekan atau tekanan yang terlalu sering pada kulit. Sebenarnya, hal tersebut adalah cara perlindungan kulit agar tidak terjadi luka dan lepuh saat terjadi gesekan berlebih.    Kapalan pada telapak kaki  juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi lain, seperti kulit yang kering dan berkurangnya lapisan lemak pada kulit.    Gejala Kapalan di Telapak Kaki   Ada beberapa gejala yang akan dirasakan pada kulit jika Anda memiliki kapalan di telapak kaki, yaitu :    Telapak kaki menebal dan kasar. Jika kulit mengalami kapalan, maka pada area tersebut akan mengalami penebalan kulit yang signifikan. Penebalan pada permukaan kulit umumnya terasa keras dan terjadi pada telapak kaki. Ketika berjalan, dapat disertai dengan rasa sakit. Selain menebal, area yang mengalami kapalan akan terasa lebih kasar daripada kulit di sekitarnya. Telapak kaki  mengeras dan tumbuh benjolan. Kulit pada dasarnya elastis, namun tidak demikian jika terkena kapalan. Area yang terkena akan berubah menjadi keras dan membentuk benjolan. Timbul rasa nyeri di area bawah telapak kaki. Pada kondisi tertentu, di bawah telapak kaki yang mengalami kapalan akan terasa sakit terutama saat berjalan.  Kulit telapak kaki terkelupas. Kapalan yang telah lama suatu saat bisa terkelupas, namun biasanya akan tumbuh lagi seperti semula. Muncul cairan dan terasa sakit. Kapalan yang sudah terinfeksi biasanya akan terasa sakit. Selain itu, dapat juga muncul cairan bening atau nanah, dan bisa menyebar ke area sekitarnya, misalnya hingga ke arah atas dari kaki bagian belakang. Usahakan jangan memecahkannya karena bisa menyebabkan infeksi lebih berat. Jika terdapat keluhan ini segeralah ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.   Pencegahan Kapalan di Telapak Kaki   Sebenarnya, kapalan ini bisa dicegah dengan cara yang relatif mudah. Melindungi telapak kaki adalah cara termudah untuk menghindari kapalan.    Selalu gunakan pelindung kaki yang sesuai ukuran. Ukuran yang terlalu kecil bisa menimbulkan gesekan yang mempercepat tumbuhnya kapalan.    Jika bisa, hindari memakai sepatu hak tinggi atau high heels. Meski terlihat elegan, sepatu jenis ini akan memfokuskan beban pada kaki bagian depan. Makin tinggi beban yang diterima, makin besar kemungkinan telapak kaki kapalan. Pilih sepatu yang nyaman dengan ukuran yang pas sesuai kebutuhan Anda.    Selain sepatu yang nyaman, hindari memakai kaos kaki yang lembap karena bisa menjadi sarang bakteri.      Cara Menghilangkan Kapalan di Telapak Kaki   Apabila Anda terlanjur mempunyai kapalan pada telapak kaki, Anda bisa mencoba beberapa perawatan di rumah sebagai cara menghilangkan kapalan di telapak kaki, yaitu :     1. Merendam kaki menggunakan Garam Epsom  Oleh karena kapaan terjadi akibat penebalan pada kulit kaki, maka itu yang harus Anda lakukan adalah mengikisnya. Anda bisa melakukannya dengan merendam kaki dalam larutan garam epsom. Cara ini bisa mengobati kaki kapalan dengan melunakkan penumpukan kulit sehingga lebih mudah untuk dibersihkan.    Siapkan air hangat dengan campuran garam epsom. Kemudian, siapkan juga batu apung untuk digosokkan pada kaki. Selanjutnya, rendam kaki Anda selama 10 menit dalam larutan tersebut. Setelahnya, gosok telapak kaki dengan batu apung supaya kulit yang menumpuk terlepas.    Setelah digosokkan, bilas kaki Anda dengan air bersih. Lanjutkan dengan mengeringkan kaki dengan handuk lembut dan oleskan pelembap khusus untuk telapak kaki.      2. Mengolesinya dengan  krim khusus  Tujuan penggunaan krim eksfoliator untuk membersihkan sel kulit mati yang menumpuk. Ini bisa menjadi cara alternatif untuk mengobati kaki kapalan, jika Anda tidak punya garam epsom atau batu apung.    Anda bisa menggunakan krim yang mengandung asam salisilat, urea, atau amonium laktat yang dijual di toko obat atau apotek. Supaya hasilnya efektif, Anda perlu mengoleskan krim ini secara rutin setiap hari setelah mandi dan sebelum tidur. Seiring waktu, sel kulit mati yang menebal akan melunak dan mudah dibersihkan.      3. Mengolesinya dengan pasta baking soda  Baking soda atau soda kue, sering kali digunakan sebagai obat alami untuk beberapa masalah kulit, salah satunya kapalan di telapak kaki. Caranya cukup mudah, yaitu buat pasta soda kue dan oleskan pada kaki.    Campurkan 2 sendok makan air dengan soda kue dalam wadah. Kemudian, aduk secara merata hingga membentuk pasta. Tambahkan beberapa tetes air perasan jeruk nipis dan aduk kembali hingga rata.    Bersihkan kaki terlebih dahulu dan keringkan. Oleskan pasta pada telapak kaki, tutupi dengan kaus kaki atau perban kasa supaya pasta tidak mengotori benda sekitarnya. Lakukan perawatan kaki kapalan ini setiap malam secara rutin dan bersihkan di esok harinya.        4. Menggunakan foot files  Foot files adalah alat khusus untuk membantu pengelupasan sel kulit mati yang menumpuk. Bentuknya seperti sisir vent brush tanpa sikat, namun dilengkapi dengan logam dan pegangan dari karet atau karet. Anda bisa menggunakan alat ini seperti menggosokkan batu apung.    Namun, sebelumnya Anda perlu merendam kaki dengan air hangat. Gunakan setelah Anda mandi, bilas hingga bersih, dan oleskan dengan pelembap supaya kulit tidak kering dan tetap.      5. Rendam kaki dengan air hangat yang dicampur tea tree oil   Selain garam dan soda kue, ternyata ada  bahan lainnya yang bisa mengobati kaki kapalan yaitu tea tree oil. Kandungan dalam tea tree oil  bersifat antibakteri, antijamur, dan bisa menjadi pelumas supaya sel kulit mati yang menumpuk lebih mudah dibersihkan. Selain tea tree oil juga dapat menggunakan cuka apel atau castor oil.    Untuk tea tree oil, Anda hanya perlu mencampurkan beberapa tetes minyak dalam air hangat. Cara ini sama halnya dengan castor oil dan cuka apel. Kemudian, rendam kaki tidak lebih dari 15 menit dan gosok area kaki yang kapalan. Lanjutkan dengan pembilasan untuk menghilangkan kulit mati.      6. Mengikis kapalan menggunakan Batu Apung  cara menghilangkan kapalan ringan pada telapak kaki yang masih bisa Anda lakukan adalah mengikis kulit telapak kaiki yang menebal secara perlahan menggunakan batu apung.      Itulah beberapa cara yang dapat Anda coba untuk menghilangkan kapalan di telapak kaki. Umumnya kapalan  di telapak kaki bisa hilang dengan sendirinya seiring dengan makin berkurangnya aktivitas dan gesekan pada area kaki yang terserang.     Meskipun bagi sebagian besar orang kapalan pada telapak kaki bisa menghilangkannya denga cara di atas, tidak demikian pada penderita diabetes. Membiarkan kapalan bisa mengakibatkan luka terbuka dan terinfeksi, yang bisa berujung menjadi gangren. Inilah alasan kapalan  bagi penderita diabetes sebaiknya tidak dianggap remeh dan harus memerikasakannya ke dokter.



Kapalan di telapak kaki disebabkan adanya gesekan atau tekanan yang terlalu sering pada kulit. Sebenarnya, hal tersebut adalah cara perlindungan kulit agar tidak terjadi luka dan lepuh saat terjadi gesekan berlebih.

Kapalan pada telapak kaki  juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi lain, seperti kulit yang kering dan berkurangnya lapisan lemak pada kulit.

Apabila Anda terlanjur mempunyai kapalan pada telapak kaki, Anda bisa mencoba beberapa perawatan di rumah sebagai cara menghilangkan kapalan di telapak kaki, yaitu :


1. Merendam kaki menggunakan Garam Epsom.
Oleh karena kapaan terjadi akibat penebalan pada kulit kaki, maka itu yang harus Anda lakukan adalah mengikisnya. Anda bisa melakukannya dengan merendam kaki dalam larutan garam epsom. Cara ini bisa mengobati kaki kapalan dengan melunakkan penumpukan kulit sehingga lebih mudah untuk dibersihkan.

Siapkan air hangat dengan campuran garam epsom. Kemudian, siapkan juga batu apung untuk digosokkan pada kaki. Selanjutnya, rendam kaki Anda selama 10 menit dalam larutan tersebut. Setelahnya, gosok telapak kaki dengan batu apung supaya kulit yang menumpuk terlepas.

Setelah digosokkan, bilas kaki Anda dengan air bersih. Lanjutkan dengan mengeringkan kaki dengan handuk lembut dan oleskan pelembap khusus untuk telapak kaki.


2. Mengolesi kapalan dengan  krim khusus.
Tujuan penggunaan krim eksfoliator untuk membersihkan sel kulit mati yang menumpuk. Ini bisa menjadi cara alternatif untuk mengobati kaki kapalan, jika Anda tidak punya garam epsom atau batu apung.

Anda bisa menggunakan krim yang mengandung asam salisilat, urea, atau amonium laktat yang dijual di toko obat atau apotek. Supaya hasilnya efektif, Anda perlu mengoleskan krim ini secara rutin setiap hari setelah mandi dan sebelum tidur. Seiring waktu, sel kulit mati yang menebal akan melunak dan mudah dibersihkan.



3. Mengolesi kapalan dengan pasta baking soda.
Baking soda atau soda kue, sering kali digunakan sebagai obat alami untuk beberapa masalah kulit, salah satunya kapalan di telapak kaki. Caranya cukup mudah, yaitu buat pasta soda kue dan oleskan pada kaki.

Campurkan 2 sendok makan air dengan soda kue dalam wadah. Kemudian, aduk secara merata hingga membentuk pasta. Tambahkan beberapa tetes air perasan jeruk nipis dan aduk kembali hingga rata.

Bersihkan kaki terlebih dahulu dan keringkan. Oleskan pasta pada telapak kaki, tutupi dengan kaus kaki atau perban kasa supaya pasta tidak mengotori benda sekitarnya. Lakukan perawatan kaki kapalan ini setiap malam secara rutin dan bersihkan di esok harinya.



4. Menggunakan foot files.
Foot files adalah alat khusus untuk membantu pengelupasan sel kulit mati yang menumpuk. Bentuknya seperti sisir vent brush tanpa sikat, namun dilengkapi dengan logam dan pegangan dari karet atau karet. Anda bisa menggunakan alat ini seperti menggosokkan batu apung.

Namun, sebelumnya Anda perlu merendam kaki dengan air hangat. Gunakan setelah Anda mandi, bilas hingga bersih, dan oleskan dengan pelembap supaya kulit tidak kering dan tetap.




5. Rendam kaki dengan air hangat yang dicampur tea tree oil.
Selain garam dan soda kue, ternyata ada  bahan lainnya yang bisa mengobati kaki kapalan yaitu tea tree oil. Kandungan dalam tea tree oil  bersifat antibakteri, antijamur, dan bisa menjadi pelumas supaya sel kulit mati yang menumpuk lebih mudah dibersihkan. Selain tea tree oil juga dapat menggunakan cuka apel atau castor oil.

Untuk tea tree oil, Anda hanya perlu mencampurkan beberapa tetes minyak dalam air hangat. Cara ini sama halnya dengan castor oil dan cuka apel. Kemudian, rendam kaki tidak lebih dari 15 menit dan gosok area kaki yang kapalan. Lanjutkan dengan pembilasan untuk menghilangkan kulit mati.




6. Mengikis kapalan menggunakan Batu Apung.
cara menghilangkan kapalan ringan pada telapak kaki yang masih bisa Anda lakukan adalah mengikis kulit telapak kaiki yang menebal secara perlahan menggunakan batu apung.


Itulah beberapa cara yang dapat Anda coba untuk menghilangkan kapalan di telapak kaki. Umumnya kapalan  di telapak kaki bisa hilang dengan sendirinya seiring dengan makin berkurangnya aktivitas dan gesekan pada area kaki yang terserang. 

Meskipun bagi sebagian besar orang kapalan pada telapak kaki bisa menghilangkannya denga cara di atas, tidak demikian pada penderita diabetes. Membiarkan kapalan bisa mengakibatkan luka terbuka dan terinfeksi, yang bisa berujung menjadi gangren. Inilah alasan kapalan  bagi penderita diabetes sebaiknya tidak dianggap remeh dan harus memerikasakannya ke dokter.



Gejala Kapalan di Telapak Kaki


Ada beberapa gejala yang akan dirasakan pada kulit jika Anda memiliki kapalan di telapak kaki, yaitu :

  • Telapak kaki menebal dan kasar. Jika kulit mengalami kapalan, maka pada area tersebut akan mengalami penebalan kulit yang signifikan. Penebalan pada permukaan kulit umumnya terasa keras dan terjadi pada telapak kaki. Ketika berjalan, dapat disertai dengan rasa sakit. Selain menebal, area yang mengalami kapalan akan terasa lebih kasar daripada kulit di sekitarnya.
  • Telapak kaki  mengeras dan tumbuh benjolan. Kulit pada dasarnya elastis, namun tidak demikian jika terkena kapalan. Area yang terkena akan berubah menjadi keras dan membentuk benjolan.
  • Timbul rasa nyeri di area bawah telapak kaki. Pada kondisi tertentu, di bawah telapak kaki yang mengalami kapalan akan terasa sakit terutama saat berjalan. 
  • Kulit telapak kaki terkelupas. Kapalan yang telah lama suatu saat bisa terkelupas, namun biasanya akan tumbuh lagi seperti semula.
  • Muncul cairan dan terasa sakit. Kapalan yang sudah terinfeksi biasanya akan terasa sakit. Selain itu, dapat juga muncul cairan bening atau nanah, dan bisa menyebar ke area sekitarnya, misalnya hingga ke arah atas dari kaki bagian belakang. Usahakan jangan memecahkannya karena bisa menyebabkan infeksi lebih berat. Jika terdapat keluhan ini segeralah ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Cara Mencegah Kapalan di Telapak Kaki


Sebenarnya, kapalan ini bisa dicegah dengan cara yang relatif mudah. Melindungi telapak kaki adalah cara termudah untuk menghindari kapalan.

Selalu gunakan pelindung kaki yang sesuai ukuran. Ukuran yang terlalu kecil bisa menimbulkan gesekan yang mempercepat tumbuhnya kapalan.

Jika bisa, hindari memakai sepatu hak tinggi atau high heels. Meski terlihat elegan, sepatu jenis ini akan memfokuskan beban pada kaki bagian depan. Makin tinggi beban yang diterima, makin besar kemungkinan telapak kaki kapalan. Pilih sepatu yang nyaman dengan ukuran yang pas sesuai kebutuhan Anda.

Selain sepatu yang nyaman, hindari memakai kaos kaki yang lembap karena bisa menjadi sarang bakteri.


tag : cara menghaluskan kulit kaki kapalan, cara mengobati kapalan yang sudah terkelupas, cara menghilangkan kapalan di tangan dengan cepat, cara menghilangkan kapalan di lutut, cara menghilangkan nyeri kapalan, gambar kaki kapalan, kaki kapalan bolong, kaki kapalan diabetes.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar