--> Skip to main content

Cara Menghilangkan Milia di Wajah

Cara Menghilangkan Milia di Wajah - Beberapa cara untuk menghilangkan Milia atau bintil kecil di Wajah yang dapat mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya diri Anda.



Cara Menghilangkan Milia Bintil Kecil di Wajah


Milia atau bintil putih di kulit wajah ini muncul saat serpihan kulit mati terjebak di bawah permukaan kulit. Meski kebanyakan terjadi ketika bayi, bukan tidak mungkin orang dewasa mengalaminya. Biasanya kondisi ini akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.





Penyebab Munculnya Milia.


Penyebab munculnya milia dapat berbeda-beda seperti perubahan hormon pada masa kehamilan, cedera melepuh, paparan sinar matahari, penggunaan krim steroid jangka panjang, prosedur resurfacing kulit, kulit yang kehilangan kemampuan alami untuk terkelupas, dan kondisi yang terjadi akibat penuaan.

Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab munculnya milia pada orang dewasa adalah penumpukan kulit mati yang terperangkap di pori-pori dekat permukaan kulit.

Jika penumpukan tersebut tidak dikeluarkan secara alami maka menjadi penyebab penyakit milia yang disebut dengan primary milia.

Kemudian ada tipe kedua, yaitu secondary milia di mana gejalanya mirip dengan primary milia, tapi lebih dikarenakan ada sesuatu yang menyumbat saluran keringat.

Kondisi tersumbatnya saluran keringat ini disebabkan karena beberapa jenis trauma ataupun infeksi kulit, seperti perawatan laser, pengelupasan kulit, herpes kulit serta faktor gaya hidup yang  buruk yang berdampak terhadap kesehatan kulit, misalnya sering begadang, kebiasaan merokok, jarang mencuci muka, penggunaan produk kecantikan yang berlebih, serta penggunaan steroid jangka panjang.


Cara Menghilangkan Milia.


Bintik-bintik putih ini tentunya bisa mengganggu penampilan Anda. Tapi jangan khawatir, berikut ada beberapa cara menghilangkan milia yang muncul pada wajah :



1. Rajin membersihkan wajah.
Teknik membersihkan wajah merupakan rutinitas yang wajib dilakukan agar kulit tetap bersih dan sehat. Pastikan untuk mencuci muka dengan sabun atau pembersih wajah tanpa kandungan paraben setiap hari.

Produk pembersih yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, dan asam glikolat dapat membantu mengatasi kondisi kulit apapun akibat pertumbuhan sel-sel kulit berlebihan dan membantu menarik kotoran yang terjebak di pori-pori. Ini membuat bintik putih kecil di kulit menjadi mengecil dan akhirnya lebih cepat hilang.

Selain produk pembersih, cara membersihkan kulit juga perlu diperhatikan. Oleskan pembersih wajah pada kulit, kemudian pijat dengan lembut kemudian bilas dengan air bersih. Setelah itu, tepuk-tepuk kulit wajah Anda supaya kering untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

Setelah kulit dibersihkan, berendam dengan air hangat akan membuka pori-pori kulit, termasuk kulit wajah. Ini akan membantu melepaskan serpihan kulit mati atau kotoran lainnya yang terjebak di bawah permukaan kulit.

Biarkan tubuh Anda rileks selama 5 sampai 8 menit, kemudian bilas dengan air untuk membersihkan sisa kotoran atau kulit mati yang telah dikeluarkan.




2. Rajin Perawatan Wajah.
Perawatan kulit dengan mengangkat sel-sel kulit mati yang biasa disebut eksfoliasi . Teknik ini bisa membantu kulit bebas dari iritan yang menyebabkan milia. Salah satunya menjaga agar keratin di kulit tidak dihasilkan secara berlebihan.

Tak perlu repot pergi di salon kecantikan kok, eksfoliasi bisa Anda lakukan di rumah. Siapkan bahan-bahan eksfoliasi yang ringan, contohnya scrub gula atau campuran gula merah dengan minyak zaitun. Teknik ini bisa diterapkan hanya pada area wajah yang terdapat milia atau bisa juga seluruh permukaan wajah.

Basahi kulit wajah dengan air lalu oleskan sedikit scrub dan gosok secara perlahan selama 20 sampai 30 detik. Bilas dengan air dingin dengan bersih. Lakukan hal ini setidaknya tiga kali dalam seminggu sampai milia hilang.



3. Menggunakan Masker Pembersih.
Selain eksfoliasi, Anda bisa menggunakan masker pembersih pada wajah, salah satunya masker madu manuka. Cara ini membantu mengurangi peradangan akibat bakteri atau iritasi kulit. Sebuah studi menunjukkan bahwa madu yang dicampur dengan kulit kayu manis sangat efektif dalam memerangi bakteri penyebab jerawat. Walaupun milia tidak disebabkan oleh bakteri, campuran ini mampu memperbaiki tampilan permukaan kulit.

Berikut cara membuat dan cara menggunakan masker madu manuka:

  • Campurkan tiga atau empat sendok makan madu manuka dengan satu sendok makan kayu manis
  • Kemudian panaskan selama 30 detik di dalam microwave
  • Setelah itu oleskan lapisan tipis campuran ke wajah, diamkan selama 10 menit, dan bilas hingga bersih



4. Menggunakan Air Mawar.
Air mawar adalah air yang mengandung minyak mawar yang bisa menjadi zat antiradang bila dioleskan ke kulit. Semprotkan air mawar pada kulit sebanyak dua atau tiga kali sehari untuk menghilangkan milia di wajah dan kulit.



5. Menggunakan Krim Retinoid dan Tabir surya.
Krim retinoid topikal bisa menyingkirkan milia karena mengandung vitamin A. Kemudian, gunakan produk yang mengandung retinol sekali dalam sehari. Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

Tabir surya menyeimbangkan krim retinoid yang peka terhadap kerusakan bila terpapar sinar matahari. Keduanya digunakan untuk meringankan iritasi kulit yang disebabkan oleh bintik putih kecil di kulit.




Itulah beberapa cara hilangkan milia atau bintil kecil pada wajah yang dapat Anda lakukan agar milia hilang dan tidak mengganggu penampilan Anda.




    tag: cara menghilangkan milia dengan pasta gigi, cara menghilangkan milia dengan bawang putih, cara menghilangkan milia dengan lidah buaya, skincare untuk menghilangkan milia, cara menghilangkan milia dengan jeruk nipis, cara menghilangkan milia yang sudah bertahun tahun, cara menghilangkan milia dengan tomat, cara menghilangkan milia di salon.


    Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
    Buka Komentar
    Tutup Komentar