--> Skip to main content

Cara Membuktikan Pembiasan Cahaya

Cara Membuktikan Pembiasan Cahaya


Cara Membuktikan Pembiasan Cahaya. Pernahkah kamu melihat ikan dalam akuarium yang berbentuk bulat tampak seolah-olah berubah ukuran? Hal tersebut merupakan salah satu contoh peristiwa akibat dari adanya pembiasan cahaya.

Pembiasan cahaya adalah peristiwa perubahan arah rambat cahaya ketika berpindah dari satu medium ke medium lain yang kerapatan optiknya berbeda.

Pembiasan cahaya termasuk dalam peristiwa alam yang terjadi akibat perubahan cepat rambat cahaya, ketika cahaya melintasi batas dua buah benda bening yang berbeda kerapatannya.


Penyebab Pembiasan Cahaya.

Penyebab terjadinya Pembiasan Cahaya adalah :

  • Ketika sinar datang dari medium yang kurang rapat menuju medium yang lebih rapat maka sinar datang akan dibiaskan mendekati garis normal. Contohnya ketika sinar datang melalui medium udara menuju air.
  • Ketika sinar datang dari medium yang lebih rapat menuju medium yang kurang rapat maka sinar datang akan dibiaskan menjauhi garis normal. Contohnya ketika sinar datang melalui medium air menuju udara.

Cara Membuktikan Peristiwa Pembiasan Cahaya

Untuk membuktikan kalau adanya peristiwa pembiasan adalah dengan melakukan eksperimen sederhana berikut ini.


Alat dan Bahan yang diperlukan.

Alat dan Bahan yang diperlukan untuk membuktikan adanya Pembiasan Cahaya adalah :

  • 4 buah gelas (dua gelas kaca dan dua gelas melamin).
  • Air bening.
  • 2 buah Pensil.
  • 2  keping uang logam.


Langkah Percobaan 1.

Langkah percobaan pertama untuk membuktikan adanya Pembiasan Cahaya adalah :

  • Ambillah gelas kosong pertama, lalu masukkan pensil ke dalamnya.
  • Isilah gelas kedua dengan air bening, kemudian masukkan pensil ke dalamnya.
  • Perhatikan. Pada gelas yang berisi air bening, pensil tampak bengkok atau patah pada batas permukaan air.

Cara Membuktikan Pembiasan Cahaya 1



Langkah Percobaan 2.

Langkah percobaan kedua untuk membuktikan adanya Pembiasan Cahaya adalah :

  • Ambillah dua buah gelas melamin, kemudian isi salah satu gelas melamin dengan air secukupnya. 
  • Selanjutnya, masukkan uang logam ke dalam dua gelas melamin tersebut. 
  • Silahkan lihat dari atas, Gelas manakah yang tampak lebih dangkal? Gelas kosong atau gelas yang berisi air? Uang logam yang berada di dalam gelas melamin yang berisi air tampak lebih dangkal dari pada uang yang berada di gelas melamin tanpa air.

Cara Membuktikan Pembiasan Cahaya 2

Kesimpulan : 

Pada saat cahaya memasuki air yang berada dalam suatu wadah maka cahaya akan mengubah kecepatannya menjadi melambat dan membelok. Inilah yang disebut dengan refraksi atau pembiasan. 

Refraksi akan membuat benda berada pada posisi yang tidak seharusnya. Oleh karena itu, mengapa pensil di bawah air terlihat terpisah dari bagiannya yang ada di atas air. Begitu pun dengan uang logam yang terlihat lebih dangkal jika berada di dalam air, ini merupakan akibat dari cahaya yang dibiaskan.

Benda terlihat berbeda di dalam air karena cahaya yang bergerak di dalam air mengalami pembelokan arah rambat. Peristiwa ini disebabkan oleh perubahan atau pembelokan arah rambat cahaya karena melalui dua medium yang berbeda kerapatannya. Proses ini disebut pembiasan cahaya atau refraksi.





sumber : wawasankoe.blogspot.com

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar