--> Skip to main content

Cara Membuat Tempe Sendiri Di Rumah

Cara Membuat Tempe Sendiri Di Rumah

Cara Membuat Tempe Sendiri Di RumahTempe merupakan makanan rakyat selain murah, tempe juga sangat bergizi dan banyak mengandung protein. 

Memang biasanya tempe yang dijual di pasaran adalah tempe siap olah, sehingga banyak dari kita yang tidak cahu cara membuatnya. Namun ternyata cara membuatnya sebenarnya tidak terlalu sulit, sehingga kita juga bisa membuatnya sendiri di rumah. 

Bahan utama untuk membuat tempe yang biasanya digunakan adalah kedelai putih.  Jika anda ingin mencoba menjajal membuat tempe sendiri di rumah, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:


  • Ambil kedelai secukupnya, kira-kira 3 kg. Kedelai tersebut kita pilih dahulu, kalau-kalau tercampur batu atau kotoran lain. Bisa juga debgan merendam kedelai dalam wadah berisi air untuk memisahkan biji kedelai yang layak dan tidak layak olah. Kedelai yang tidak layak olah biasanya akan mengapung. Buanglah biji kedelai yang mengapung. 


  • Cuci bersih kedelai dengan air dan kita rebus sampai masak benar. Pastikan benar-benar sudah masak, karena jika kurang masak, kedelai ini tidak akan menjadi tempe nantinya. 


  • Jika sudah masak, rebusan kedelai yang masih panas itu kita biarkan satu atau dua jam sampai menjadi dingin.



  • Setelah direbus lalu dikupas kulitnya. kulit kedelai biasanya masih melekat, meskipun ada juga yang sudah mengelupas. Sekarang kita usahakan supaya kulit itu mengelupas semuanya. Caranya yaitu dengan memasukkan kedelai rebus itu ke dalam bakul, lalu kita aduk terus-menerus sambil menyiramnya dengan air. Jika bakul itu kita letakkan di bawah pancuran air, pekerjaan kita akan cepat selesai. Kulit-kulit yang terkelupas akan mengapung dan hanyut dibawa air. Kita lakukan sampai kulit kedelai terkelupas semuanya. Pastikan sampai bersih, karena jika kurang bersih, tempe kita nanti kurang baik jadinya, agak pahit atau bahkan bisa busuk.



  • Langkah berikutnya yaitu membuang bau kedelai yang kurang sedap. Caranya mudah saja, masukkan kedelai yang sudah bersih itu ke dalam tempayan dan rendam semalam. Sekali dalam dua jam air rendaman itu kita ganti, maka bau khusus yang kurang enak itu akhirnya akan lenyap juga. Setelah itu kemudian kedelai kita paparkan di atas tikar dan kita biarkan supaya kering.


  • Bubuhi kedelai yang sudah bersih, tidak berbau, dan kering itu dengan ragi tempe. Ragi tempe ini dibuat dengan tempe juga. Memang ada cara lain untuk membuat ragi tempe, namun cara termudah adalah menggunakan tempe segar yang kita iris-iris lalu kita jemur. Jika sudah kering benar kita tumbuk menjadi tepung. Tepung inilah yang kita sebut dengan ragi tempe. Kembali ke tutorial, kedelai yang hendak dibuat tempe kemudian kita sebari ragi, tidak perlu banyak banyak-banyak, cukup secangkir saja kemudian kita aduk. Maksud dari meragi tempe adalah untuk menyebarkan benih tempe. Sebenarnya tempe sendiri adalah kedelai yang sudah berjamur. Jamurnya lebat sekali, warnanya putih. Melalui proses biokimia, jamur itu mengubah kedelai menjadi makanan yang kaya akan protein dan mudah dicerna. 



  • Langkah terakhir yang perlu kita kerjakan adalah membuat supaya jamur dapat tumbuh dengan sempurna. Untuk itu, diperlukan lingkungan yang lembab, terhindar dari sinar matahari, dan tertutup supaya kuman atau benih jamur lain yang dibawa angin tidak hinggap di kedelai kita. 


  • Sebelumnya kedelai yang sudah kita ragi itu kemudian dibungkus dengan daun pisang yang masih segar dan diikat supaya tidak lepas. Bisa juga kedelai kita paparkan di atas tempat yang sudah dialasi dengan daun pisang dan kita tutup lagi rapat-rapat dengan daun pisang pula. Jika perlu kita tindih dengan sepotong kayu supaya daun penutup tidak terbuka. Selama tiga hari jamur akan tumbuh dengan subur dan jadilah sudah tempe kita. 


Itulah cara membuat tempe yang dapat Anda coba di rumah. Tetapi hendaknya berhati-hati dan tidak boleh ceroboh. Kedelai harus bersih, jika tangan kotor atau bergaram menyentuh kedelai yang sudah dicuci, tempe akan busuk. Demikian juga yang akan terjadi apabila kedelai yang sudah diragi kurang rapat dibungkus atau daun pisang penutupnya terbuka.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar