Cara Ampuh Basmi dan Usir Kecoa Dari Rumah. - Monstutor.com

Menu Atas

Cara Ampuh Basmi dan Usir Kecoa Dari Rumah.

Rudiruzt
Selasa, Juni 23, 2020

Cara Ampuh Mengusir dan Basmi Kecoa (kecoak) Dari Rumah - Tentunya menjengkelkan jika di rumah Anda banyak kecoa bukan? kecoa di rumah bisa sangat mengganggu baik dari segi kebersihan rumah hingga kesehatan keluarga Anda. Jadi pastikan Anda mencari tahu bagaimana cara mengusir kecoa yang ampuh dan mudah.

Semua orang pasti tidak menginginkan kehadirannya. Selain jorok, kecoa juga dapat menyebarkan penyakit. Serangga kecil berwarna cokelat ini bisa menghasilkan alergen sehingga memicu reaksi alergi, bahkan asma.



Cara Ampuh basmi dan Usir Kecoa Dari Rumah



Kecoa merupakan salah satu dari jenis serangga. Kecoa memiliki 6 kaki, 2 antena panjang, dan 2 pasang sayap. Kecoak dewasa biasanya memiliki panjang hingga 3 sentimeter. Kecoa betina dapat mengeluarkan 10-40 telur pada satu waktu. Rata-rata, kecoa betina melepaskan 30 telur selama hidupnya.

Kecoa muda yang menetas akan terlihat sama dengan kecoa dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan tidak memiliki sayap. Sesuai jenis dan kondisinya, kecoa dapat hidup hingga 12 bulan.

Hewan serangga ini tergolong berdarah dingin dan berkembang dalam kondisi hangat dan lembap seperti di dapur dan tempat penyimpanan makanan lainnya. Selain dapur mereka menyukai berada di daerah yang banyak terdapat air seperti kamar mandi.



Sangat mengerikan bukan? Lalu bagaimana cara membasmi dan mengusir kecoa supaya tidak masuk ke rumah ?



Setelah kita mengetahui bahaya kecoa terhadap kesehatan, penting bagi kita menjaga rumah agar bebas dari kecoa.  Berikut beberapa cara untuk usir kecoa, karena kecoa tidak akan betah di rumah, jika Anda melakukan yang berikut ini :


  • Selalu menjaga area rumah tetap kering dan tidak lembap 
  • Bersihkan rumah minimal seminggu sekali 
  • Bersihkan furnitur rumah yang jarang dipindahkan minimal setahun sekali 
  • Rutin membersihkan area dapur dan area penyimpanan makanan lainnya, termasuk di balik atau bawah kulkas, kompor, pemanggang roti, dan peralatan yang dapat dipindahkan lainnya. 
  • Bersihkan barang-barang yang berantakan di dalam lemari, rak, atau laci 
  • Selalu mengosongkan tempat sampah secara teratur 
  • Segera bersihkan remahan makanan atau tumpahan minuman.
  • Jangan menyimpan sisa makanan di dalam ruangan, termasuk di meja makan 
  • Memastikan tidak ada keran air yang menetes, karena kecoa membutuhkan air untuk hidup 
  • Menyimpan makanan di dalam wadah tertutup Memperbaiki lubang, retakan, atau celah di lantai, dinding, papan, dan lemari 
  • Jangan menumpuk koran, majalah, kardus di mana saja.
  • Menggunakan insektisida sesuai petunjuk yang tertera.


Selain menggunakan semprotan insektisida  untuk membunuh dan mengusir  kecoa, Anda juga dapat menggunakan bahan-bahan alami untuk membunuh kecoa tersebut. Sehingga lebih aman untuk lingkungan dan kesehatan Anda dan sekeluarga.


Cara Usir dan Basmi Kecoa Secara Alami


Menggunakan semprotan Insektisida yang ada di toko-toko memang sangat ampuh dan mudah membunuh kecoa. Namun penggunaan insektisida yang berlebih tidak baik untuk lingkungan dan juga kesehatan kita.

Jadi untuk mengatasi hal tersebut dianjurkan menggunakan cara membunuh dan menhusir kecoa menggunakan bahan alami. Berikut ini merupakan beberapa cara usir dan basmi kecoa secara alami :


1. Menggunakan  Daun Salam.
Daun salam atau bay leaf merupakan rempah yang memiliki aroma yang sangat wangi. Itu sebabnya daun salam kerap dijadikan campuran berbagai bumbu dasar masakan yang sedap. Di sisi lain ternyata kecoa sangat membenci aroma dari dan salam.

Maka itu, kamu dapat menggunakannya untuk mengusir kecoa dari rumah. Caranya, Anda cukup mengambil daun salam yang sudah kering, lalu remukkan dan tebarkan di sarang kecoa. Jangan lupa menempatkan daun salam di area rumah yang kerap dilaluikecoa tersebut.



2. Menggunakan Kopi Bubuk.
Selain punya rasa yang enak, bubuk kopi pun memiliki aroma yang wangi dan menyengat. Jadi dapat memanfaatkannya untuk mengusir kecoa.

Caranya cukup mudah, Anda tinggal menaburkan kopi bubuk di ruangan seperti dapur, kamar mandi, atau area lainnya yang kerap dilewati kecoa. Kopi yang digunakan adalah kopi bubuk hitam, bukan kopi yang telah dicampur gula, susu, maupun krimer.



3. Menggunakan Perangkap Kaleng dan Potongan Timun.
Timun yang segar bisa jadi umpan untuk membasmi kecoa.  Caranya, sediakan beberapa buah kaleng bekas dan potongan timun untuk membuat perangkap kecoa sederhana.Aroma timun dan kaleng yang bercampur dapat bereaksi dan membunuh kecoa yang masuk di dalamnya.



4. Menggunakan Perasan Jeruk Lemon.
Selain enak diminum, lemon pun sangat ampuh untuk membersihkan berbagai macam kotoran dari alat makan dan masak. Tak hanya itu pula ternyata, lemon juga bisa digunakan sebagai salah satu cara mengusir kecoa dari rumah.

Lemon memiliki kandungan pathogenic alias anti bakteri. Itu sebabnya, kamu dapat mencampurkan perasa lemon ke dalam air untuk mengepel lantai rumah Anda. Dijamin kecoa kabur dan enggan masuk ke rumah kita.



5. Menggunakan Minyak Esensial.
Minyak esensial digunakan untuk menciptakan suasana relaks. Banyak juga orang yang menggunakan berbagai minyak aromatik ini untuk menyembuhkan penyakit ringan.

Beberapa aroma minyak esensial ternyata bisa kamu jadikan senjata untuk melawan hama kecoa di rumah. Misalnya aroma tea tree, cajuput alias kayu putih, peppermint, dan juga lavender.

Kecoa sangat tertarik dengan aroma makanan, maka itu kamu bisa mengelabui penciuman mereka dengan menggunakan wewangian di atas.

Untuk cara membunuh kecoa menggunakan Minyak Esensial yaitu :

  • Siapkan mangkok dan tuankan air secukup
  • Masukkan 10 tetes minyak esensial aromatik ke dalamya
  • Celupkan beberapa potong bola kapas di dalam mangkok dan biarkan meresap
  • Letakkan kapas tersebut di sekitar area yang kerap dilewati kecoa.


Jadi, Anda cukup menaruh beberapa tetes minyak ini pada difuser dan menempatkannya di area dapur. Di sisi lain, kecoa akan cepat mati jika terkena minyak ini secara langsung.


4. Menggunakan Air Sabun.
Tinggalkan insektisida berbahan kimia dan berlalihlah ke bahan-bahan yang sederhana yang ramah lingkungan. Ada beberapa bahan murah meriah untuk mengusir hewan kotor ini, salah satunya adalah larutan sabun mandi atau sabun cuci dengan air.

Buat larutan hingga benar-benar encer lalu masukkan ke dalam botol semprot. Cara menggunakannya, cukup Anda semprotkan larutan tersebut ke dalam tempat yang dianggap merupakan sarang kecoa.

Kamu juga bisa langsung menyemprotkan larutan tersebut ke tubuh, terutama bagian kepala dan perut kecoa yang tengah lewat. Larutan itu berfungsi untuk menutup pori tempat bernafasnya kecoa sehingga ia akan mati dan mudah dibuang ke luar rumah.



5. Menggunakan Gula Pasir, Boraks dan Sillica Gell.
Gula pasir juga bisa jadi salah satu cara mengusir kecoa dari rumah. Namun begitu, gula hanya digunakan sebagai umpan saja.

Anda harus mencampurkan gula dengan bahan tambahan seperti boraks, soda kue, maupun butiran sillica gel yang bersifat racun untuk kecoa. Cara Membuat Racun Keroa dari Gula & Boraks:

  • Siapkan 1 sendok makan gula dan 3 sendok bahan tambahan.
  • Campurkan kedua bahan tersebut di dalam wadah
  • Taburkan campuran gula dan boraks di sarang kecoa
  • Pastikan untuk tidak menggunakan wadah dan pengaduk tersebut lagi karena sudah terkontaminasi racun.

Agar tidak melukai tubuh, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan saat menyebar campuran ke sarang. Campuran gula pasir dengan tiga bahan tersebut ampuh membunuh kecoa dewasa bahkan telur kecoa.


6. Menggunakan Larutan Obat Kumur.
Obat kumur atau kerap disebut mouthwash pun bisa jadi bahan pengusir kecoa di rumah. Caranya cukup  campurkan moutwash dengan air di dalam botol semprotan, cairan ini pun siap digunakan untuk membunuh kecoa.

Selain kecoa, kamu juga bisa menggunakan semprotan berbahan mouthwash ini untuk mengusir serangga lain di rumah.


7 . Menggunakan Kapur Barus.
Bukan rahasia lagi bila kapur barus sangat ampuh untuk mengusir kecoa dari tempat-tempat di rumah. Anda tinggal membeli beberapa bungkus kapur barus dan menyebarkannya di tempat yang banyak kecoa.

Kadang kecoa suka menyusupi lemari baju, lemari penyimpanan alat makanan dan memasak, serta rak buku. Tempatkan saja beberapa butir kapur barus dan ganti bila semuanya sudah menguap.



8. Menggunakan Petroleum Jelly.
Petroleum Jelly merupakan  pelembap yang  biasa digunakan untuk merawat bagian tubuh yang kering atau terkena luka bakar. Selain itu, petroleum jelly juga dapat  dimanfaatkan untuk mengusir kecoa dari rumah. Caranya yaitu :
  1. Campurkan patroleum jelly dan gula
  2. Oleskan campuran tersebut pada permukaan karton
  3. Letakkan karton tersebut di bagian rumah yang kerap dilewati kecoa.
  4. Kecoa yang senang dengan aroma gula akan tertarik mendatangi perangkap tersebut lalu tidak bisa bergerak karena telah menginjak petroleum jelly.



Memang benar, kecoa  harus kita waspadai dan dicegah agar tidak masuk ke dalam rumah karena sangat berbahaya bagi kesehatan kita. Apa saja bahaya kecoa bagi manusia?


Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan Manusia



Kecoa memang tidak dapat menyebabkan penyakit secara langsung, tetapi kecoa  dapat membawa jutaan bakteri dan agen infeksi yang bisa menyebabkan berbagai penyakit. Terlebih serangga ini makan berbagai makanan, termasuk sampah busuk, yang diyakini dapat menyebarkan bakteri penyebab penyakit pada manusia, seperti salmonella, staphylococcus, dan streptococcus.

Berikut adalah bahaya kecoa untuk kesehatan manusia:


1. Kecoa dapat Menyebabkan Keracunan Makanan.
Salah satu bahaya kecoa untuk kesehatan manusia adalah dapat menyebabkan keracunan makanan. Kecoa dapat hidup dengan memakan apa saja. Mereka bisa memakan makanan yang terdapat di tempat sampah atau selokan, tanaman mati, hewan, feses, lem, sabun, kertas, kulit, bahkan helai rambut kita yang jatuh.

Tak ayal bila mereka dapat membawa berbagai macam bakteri penyebab penyakit, seperti salmonella, staphylococcus, dan streptococcus, dari apa yang dihinggapinya. Saat malam hari, mereka mungkin mencemari makanan terbuka dengan membuang kotoran di atasnya atau menularkan bakteri penyebab penyakit yang dibawanya.

Tidak hanya pada makanan, kecoa bisa saja menularkan bakteri penyebab penyakit pada permukaan perabot rumah tangga, seperti gelas, piring, dan lainnya. Akibatnya, Anda yang menggunakan peralatan makanan atau memakan makanan tersebut berisiko mengalami keracunan makanan.



2. Kecoa dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia yang tak boleh diremehkan berasal dari air liur mereka. Ketika kecoa memakan makanan terbuka, mereka mungkin mengeluarkan air liur dan cairan pencernaan dari mulut mereka sendiri untuk memindahkannya ke makanan bersama dengan kuman atau bakteri yang berada di usus mereka.

Kecoa sendiri dapat membawa sekitar 33 jenis bakteri di tubuhnya yang mengandung patogen berbahaya bagi kesehatan manusia. Dari 33 jenis bakteri, yang paling banyak ditemukan adalah E.Coli, Salmonella, serta 6 cacing parasit, dan 7 jenis patogen manusia.

Sebuah studi menemukan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa dapat berkembang secara ekstensif dalam usus kecoa. Hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, seperti infeksi saluran kemih, gangguan pencernaan (diare, disentri, kolera, tipes atau demam tifoid), hingga sepsis (keracunan darah).



3. Kecoa dapat menyebabkan reaksi alergi.
Kecoa adalah salah satu jenis sumber alergen di dalam ruangan. Hal ini karena alergen yang terdapat di kotoran, tubuh, telur, dan air liur kecoa dapat menyebabkan reaksi alergi yang tidak diinginkan. Misalnya, bersin, kulit terasa gatal, ruam kulit, dermatitis, pembengkakan kelopak mata, mata berair, hingga infeksi pernapasan serius.

Untuk mengatasi reaksi alergi akibat kecoa, Anda bisa mengonsumsi obat tanpa resep dokter, seperti: Antihistamin Dekongestan Obat kortikosteroid inhalasi Dokter mungkin juga memberikan resep obat reaksi alergi akibat kecoa, yakni: Natrium kromolin Leukotriene receptor antagonists Pengobatan desensitisasi



4. Kecoa dapat menyebabkan Asma.
Kecoa bisa menjadi musuh berbahaya bagi para pengidap asma. Serangan asma dapat meningkat apabila rumah penuh dengan kecoa. Pasalnya, alergen kecoa dapat menyebabkan risiko komplikasi parah, bahkan bisa mengancam nyawa.

Orang-orang yang tidak menderita asma dapat terkena asma akibat menghirup alergen kecoa. Anak-anak merupakan orang yang rentan terhadap paparan alergen kecoa dibandingkan orang dewasa.



5. Kecoa dapat menggigit bagian tubuh manusia.
Beberapa jenis spesies kecoa ada yang dapat menggigit manusia. Bahaya kecoa satu ini memang jarang terjadi. Akan tetapi, jika di rumah banyak ditemukan kecoa, Anda perlu berhati-hati. Sebab, mereka dapat menggigit kuku, jari kaki, kelopak mata, dan bagian lunak dari kulit sehingga mengakibatkan luka.



6. Kecoa Dapat Masuk ke dalam tubuh manusia.
Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia yang tak kalah mengerikan adalah mereka dapat masuk ke dalam telinga. Ada beberapa kasus bahwa kecoa berukuran kecil dapat memasuki telinga, mulut, dan hidung saat orang tengah tertidur pulas.

Kecoa kecil dapat masuk ke lubang tubuh dengan mudahnya. Jika hal itu sampai terjadi, kecoa dapat merusak sistem tubuh manusia dari dalam.




Selain berbahaya, ternyata banyak fakta-fakta unik tentang hewan serangga ini. Apa saja fakta unik tentang serangga ini?


Fakta Unik Tentang Kecoa.


Kecoa adalah hewan yang dapat dengan mudah beradaptasi di berbagai lingkungan dan kondisi. Risiko kesehatan yang dibawa oleh kecoa juga banyak sekali. Berikut  beberapa fakta unik tentang kecoa yang mungkin Anda belum mengetahuinya.


1. Kecoa Mampu Bertahan Dari Bom Nuklir.

Kecoa Mampu Bertahan Dari Bom Nuklir



Kecoa diketahui sebagai satu-satunya hewan gak berukuran mikro yang mampu bertahan bahkan dari bom nuklir. Kecoa termasuk salah satu dari sedikit hewan purba yang mampu bertahan dengan berbagai seleksi alam yang membawa kepunahan, hewan ini telah berevolusi berkali-kali sehingga makin tangguh dan susah dibasmi.



2. Kecoa Dapat Memakan Apapun.
Kecoa diyakini berasal lebih dari 280 juta tahun yang lalu dan ia adalah hewan yang hampir pemakan segala. Kecoa diketahui telah ada sejak lama, yaitu di era Carboniferous, sekitar 280 juta tahun yang lalu. Kecoa cenderung memprioritaskan makanan organik yang bisa mereka temukan di sekitar mereka, jika gak ada mereka baru lah hampir memakan segala yang mampu mereka makan.


3. Lebih dari 4.000 Spesies Kecoa Tersebar di Seluruh Dunia.
lebih dari 4.000 spesies kecoa tersebar di seluruh dunia termasuk daerah kutub sekalipun. Mulai dari berbeda secara ukuran, hingga berbeda secara coraknya. Kecoa pun dibedakan antara yang bisa terbang dan tidak.


4. Kecoa Merupakan Serangga berdarah dingin.
Kecoa merupakan serangga berdarah dingin, mereka dapat hidup tanpa makanan selama satu bulan. Walaupun begitu, jika tanpa air, mereka hanya bisa bertahan hidup selama satu minggu. Perbandingan antara kebutuhan makan dan minumnya kira-kira sama seperti hewan lain.


5. Kecoa Dapat Hidup Seminggu Tanpa Kepala.
Karena sistem peredaran darah mereka terbuka, Kecoa bisa hidup selama seminggu tanpa kepala. Kecoa mampu bernafas melalui lubang-lubang kecil di setiap segmen tubuh mereka, mereka gak tergantung pada mulut atau kepala hanya untuk bernafas. Penyebab mereka bisa mati karena tidak ada mulut, adalah karena itu membuat mereka tidak bisa minum air.


6. Kecoa Dapat Bertahan Tanpa Udara Selama 40 menit.
Kecoa bisa menahan napas atau hidup di area tan pa udara selama 40 menit. Lebih mengerikannya lagi, kecoa juga dapat bertahan selama 30 menit jika tenggelam di bawah air, yang artinya mereka pun bisa menyelam cukup lama. Mereka sering menahan nafas untuk membantu mereka mengatur keseimbangan kadar air dalam tubuhnya.



7. Kecepatan Lari Kecoa Dapat Mencapai 4 km/jam.
Kecoa bisa berjalan atau lari dengan kecepatan hingga 4 km dalam satu jam. Itu artinya, kecoa dapat menyebarkan kuman dan bakteri di seluruh rumah dengan sangat cepat.


8. Kecoa bisa bertahan di suhu ekstrim, terutama dingin.
Kecoa bisa bertahan di suhu ekstrim, terutama dingin dalam suhu beku atau 0 derajat celcius, kecoa mampu tetap memiliki metabolisme tubuh yang normal.


9. Kecoa Menghabiskan 75% Dari Waktu Kesehariannya Untuk Beristirahat.
Seperti makhluk hidup pada umumnya, regenerasi sel-sel tubuh dilakukan saat istirahat. Kecoa menghabiskan 75% dari waktunya untuk beristirahat.


Kesimpulan

Menarik memang fakta unik tentang serangga ini, namun dibalik keunikannya tersimpan bahaya bagi kesehatan manusia. Jadi sudah seharusnya kita waspada dan mencegah kehadiran serangga ini berada di rumah kita dengan cara membasmi dan mengusirnya dari rumah kita. 

Jika kamu berniat menyingkirkan kecoa yang berkeliaran atau bahkan bersarang di rumah, disarankan untuk tetap menjaga makanan agar tertutup rapat dan disimpan dengan benar. Tempat di rumah terutama kamar dan dapur harus dibersihkan setiap hari untuk mencegah kecoa berkembang biak. Yang gak kalah penting lagi, kamu harus selalu ingat untuk buang sampah secara teratur dan tertutup dalam suatu wadah yang cukup rapat.

Buka Komentar

Tidak ada komentar: